Senin, 17 Oktober 2016

Gangguan telinga





Dari pengalaman sehari-hari  banyak ganguan telinga sebenarnya disebabkan hal-hal yang sederhana , seperti  : kebersihan , kurang perawatan , sering mendengar music dengan kencang-kencang  baik  dirumah maupun ditempat-tempat  hiburan  (café,. Diskotik dll) , juga memakai earphone mendengarkan lagu dari handphone atau perangkat lainnya , sering tidur di lantai dengan alas ala kadarnya  menyebabkan kuping berjamur , dan masih banyak penyebab lainnya.

Kebiasaan  yang kurang memperhatikan kesehatan telinga , akan menimbulkan ganguan telinga , seperti  : membersihkan telinga dengan sembarang benda (batang korek api kayu atau dengan pengorek besi), mandi tidak bersih menimbulkan jamur  pada kuping , timbulnya nanah karena adanya luka infeksi  didalam telinga , budek karena kemasukan air atau cairan kelubang telinga , bunyi berdenging  dari dalam dst.


Untuk mengantisipasi itu semua , maka diperlukan cara maupun kebiasaan yang sehat  yaitu :

1.      Hindari tempat-tempat bising , seperti café, karaoke , discotiq dll
2.      Hindari penggunaan earphone terlalu lama
3.      Selalu membersihkan telinga , bila memakai cotton but , jangan terlalu dalam cukup dibagian luarnya saja.
4.      Jangan menggunakan benda keras , runcing dan berbahaya menimbulkan luka pada telinga
5.      Bila kotoran telinga teralu banyak bersihkan dengan lilin telinga atau pergi kedokter tht
6.      Jangan berbaring di lantai tanpa alas yang memadai , telinga akan mudah kemasukan kotoran , debu  dan binatang kecil.
7.      Jangan mengorek-ngorek dengan jari tangan ketika telinga gatal
8.      Sediakan eardrop untuk  mengeluarkan sumbatan air dan kotoran sehabis berenang
9.      Mengunyak makanan dengan baik  dapat membantu telinga mengeluarkan kotorannya sendiri
1.     Jangan memakai obat sebarangan  yang  akan menyebabkan infeksi

Beberapa ganguan terjadi karena :
·         Sakit tenggorokan , susah menelan , efeknya akan menggangu telinga Juga
·         Demam yang tinggi ( influenza ) dapat menyebabkan kurang pendengaran
·         Tekanan udara bila kita kedaerah  penggunungan , perjalanan jauh , musim salju , naik kereta atau pesawat  dll
·         Sakit gusi , bengkak karena banyak nanahnya , efeknya telinga juga sakit
·         Terjadi abses karena kuping terluka dan bernanah
·         Telinga kemasukan  cairan kotor , benda kotor  yang menyebabkan infeksi
·         Tinitus telinga berdenging
·         Karena menderita batuk dan asma
·         Dll

Pengobatan  secara Akupuntur

Gejala panas pada Hati (lever) dan kandung kemih  , dapat menyebabkan telinga berdenging , atau mendengar suara jangkrik terus menerus , maka  dengan  menekan bagian-bagian Lever dan kandung kemih dapat menguruangi  atau dapat menyembuhkan telinga berdenging ini.

Gejala panas pada Hati dan kandung kemih ini terlihat seperti demam , bibir merah , mulut kering , kurang pengendalian diri  sering emosi dan denyut nadi cepat  tak teratur.

Gejala Stagnasi lendir  , pada gejala batuk dan sakit tenggorokan , banyak nanah tersumbat di dada , denyut nadi berputar-putar cepat , telinga sakit dan tuli.

Gejala defisiensi  terjadi Tinitus dan tuli ,secara berkepanjangan , sesak nafas dan  suara rendah , disertai kepala pening dan sakit punggung , air mani keluar dan denyut nadi berkurang .
Beberapa refrensi adalah menekan juga titik  shen men yang akan mengatur fungsi kortek serebri dan mempunyai efek sedasi.
Sedangkan titik lambung akan meningkatkan tonus pada otot polos saluran cerna sehingga mampu menekan rasa lapar.
Muncul juga hipotesis bahwa perangsangan pada titik akupunktur telinga mampu mempengaruhi signal nafsu makan pada  saluran pencernaan."
Pemijatan pada telinga dengan menekan  dari beberapa saraf di antaranya, nervus vagus, trigeminus, facialis yang akan memperbaiki kelancaran meridian .
Informasi yang berasal dari nervus vagus cabang telinga dan nervus vagus saluran cerna akan bersatu bersama dibawa ke otak.
Titik -titik yang ditekan adalah :

SJ 3 (TW 3)    




SJ 17 (TW 17) , SJ 19 , SJ 21                                                
GB 2




Tidak ada komentar:

Posting Komentar