Kamis, 30 Agustus 2018

Diabet dan Gagal Ginjal Pemicu Hiperkalemia





Salah satu penyebab utama Hiperkalemia adalah kegagalan fungsi organ Ginjal untuk membuang kelebihan kalium melalui urin ,sehingga terjadi peningkatan jumlah kalium yang melebihi batas normal didalam tubuh.

Sedangkan penderita Diabetes , mengalami peningkatan kadar gula didalam darah yang tinggi , penderita diabetes juga sering mengalami  Asidosis = Peningkatan jumlah asam didalam darah , hal ini menyebabkan 2 kelompok Asidodis  yaitu : Asidosis Metabolik dan Asidosis Respiratorik.

Asidosis Metabolik : adalah ketidak mampuan Ginjal untuk mengeliminasi kelebihan asam dari dalam tubuh .

Asidosis  Respiratorik :
Meningkatnya kadar karbondioksida secara significan didalam tubuh , karena paru-paru tidak mampu membuang Zat karbon dioksida yang diproduksi  tubuh ,menyebabkan meningkatnya kadar asam didalam darah dan cairan tubuh lainya.

Bagi penderita diabetes sendiri akan mengakibatkan kadar insulin tidak terkontrol dengan baik (Asidosis Diabetic).

Seorang pecandu olahraga yang melakukannya secara berlebihan akan menyebabkan tubuh kekurangan oksigen yang selanjutnya akan memicu meningkat tingginya  kandungan asam laktat (Asidosis Laktat)

Kondisi-kondisi lain yang juga dapat menimbulkan kelebihan kadar asam laktat yang sangat tinggi  adalah :

1.     Pecandu Alkohol
2.     Penyakit Kanker
3.     Konsumsi obat-obat yang mengandung asam salisilat untuk jangka panjang
4.     Penyakit gagal ginjal
5.     Penyakit gagal Jantung
6.     Hipoglikemia
7.     Dll

Ketika seseorang seringkali mengalami diare dan muntah dalam kurun waktu yang lama ,dapat disimpulkan orang tersebut kekurangan zat Natrium Bikarbonat (Asidosis Hiperkloremik).

Kondisi dimana Ginjal tidak mampu membuang asam melalui urin dan malah menyebabkan asam berkumpul dalam darah disebut Asidosis Tubulus Renalis.

Dikatakan Hiperkalemia tentu adalah karena jumlah kalium dalam darah telah melibihi batas-batas normal , oleh sebab itu tolak ukur seberapa parah Hiperkalemia berdasarkan ketentuan –ketentuan sbb:

-         Ukuran normal kandungan kalium dalam darah adalah 3,5-5 mmol/L
-         Hiperkalemia tingkat I (ringan)  bila kandungan melebihi 5,1-6,0 mmol/L
-         Hiperkalemia tingkat II(sedang) bila kandungan melebihi 6,1-7,0 mmol/L
-         Hiperkalemia tingkat III(berat)   bila kandungan melebihi 7,1-keatas mmol/L
NB : mmol/L = millimole per liter , mole = ukuran molekul atom
         mmol    = 1000 mole , Liter  = ukuran volume

Apa gejala-gejala Hiperkalemia ?

Tentunya gejala Hiperkalemia akan muncul berdasarkan tingginya kalium dalam darah ,namun gejala-gejala umumnya adalah seperti :

·        Lemas dan letih

·        Mual ,muntah-muntah
·        Ganguan pernafasan
·        Dada nyeri
·        Jantung berdebar-debar
·        Gagal Jantung
·        Kelumpuhan
·        Kesemutan & kebas
·        Terkadang tidak ada rasa apapun

Fokus komplikasi
Fokus utama terjadinya komplikasi pada penderita Hiperkalemia adalah peruahan irama Jantung  (Aritmia) ,perubahan ini menjurus kepada terjadinya Ventrikel fibrilasi sehingga jantung bagian bawah  bergetar dengan cepat tetapi tidak dapat memompa darah ,akibatnya jantung akan berhenti berdenyut ,selanjutnya anda dapat menduga sendiri apa yang akan terjadi .

Menghindari Hiperkalemia
1.  Mengontrol jumlah kalium dalam asupan makanan seperti : Pisang , kentang , keju, susu,kacang-kacangan,daging sapi dan makanan-makanan lain yang mengandung kalium.
2.      Melakukan pemeriksaan berkala terutama pada penderita diabetes, gagal ginjal ,penderita lain yang banyak mengkonsumsi obat-obatan  bersifat meningkatkan kadar kalium.

Pengobatan dan pencegahan dengan Akupuntur
Tujuan Akupuntur adalah selalu membuat keseimbangan energy didalam meridian tubuh , sehngga tidak ada organ tubuh yang terlalu dominan yang dapat menekan fungsi organ tubuh lainnya , tujuan berikutnya adalah mendobrak kebuntuan-kebuntuan ,hambatan-hambatan yang menghalangi sirkulasi cairan-cairan tubuh termasuk darah  , dan menyeimbangkan suhu tubuh antara suhu yang bersifat Yin dan Yang , menyeimbangkan meridian yang bersifat Yin dan Yang.
Titik-titik yang diambil adalah : titik meridian pericardium dan jantung , titik meridian Limpa dan usus , titik meridian Liver dan lambung , dan titik meridian Ginjal dan kandung kemih.
Seperti :
1.      Neiguan (PC 6)

2.      Shemmen (HT 3)

3.      Quchi
4.      Hegu (LI 4)

5.      Chongwan
6.      Yinglinquen (SP 9)
S    Sanyinjiao (SP 6)
7.      Zusanli  (ST 36)
8.      Taichong (LR 3)


Senin, 27 Agustus 2018

Hipokalemia 2




Pemicu Hipokalemia

a.     Penggunaan obat-obatan diuretic untuk melancarkan urine
b.     Obat-obatan diuretic gol Thiazide membuang kalium
c.      Malnutrisi
d.     Kekurangan Magnesium
e.      Kekurangan Asam folat
f.       Ganguan penyerapan Kalium
g.     Diabetes
h.     Gagal Ginjal
i.       Hipertiroid
j.       Sindrom Bartter (penyakit genetis ginjal-kurang mineral garam&kalium)
k.     Sindrom Gitelama (penyakit gen-ginjal-kekurangan ion)
l.       Sindrom Liddle (penyakit gen –kenaikan tekanan darah –kurang kalium)Sindrom
m.  Sindrom Cushing (penyakit terkait hormone kortisol)
n.     Karena factor Genetik
o.     Kandungan makanan ,senyawa Bentonite & Glycyrhizin
p.    Keracunan Barium
q.     Alkohol (pecandu minuman)
r.      Keringat terlalu banyak
s.      Obat antibiotic tertentu

Tinjauan Akupuntur

Akupuntur lebih menekankan memperbaiki siklus energy (Chi) dan peredaran cairan tubuh  (termasuk mineral eletrolit dan darah) , maka pengobatan dimulai dari Ginjal ,perawatan dan peningkatan fungsi ginjal diperlukan untuk lebih menyerap dan mengendalikan kalium  selanjutnya dalam hal memperkuat otot-otot organ tubuh diperlukan kembali menghidupkan Lever dan Limpa , mengaktifkan pompa aliran darah memasuki otot-otot  ,akan menguatkan kemampuan kerja otot termasuk otot jantung , melalui limpa juga dapat menunjang metabolisme Lambung dan Usus  untuk mengatasi rasa mual ,kembung dan muntah , menghilangkan gejala kesemutan /kebas pada kaki dan tangan , menghilangkan kram perut .

Memperbaiki asupan makanan yang lebih banyak mengandung kalium seperti :
1.     Susu
2.     Pisang
3.     Tomat
4.     Alpukat
5.     Kiwi
6.     Jeruk
7.     Pepaya
8.     Belimbing
9.     Bayam
10.                        Kacang-kacangan
11.                        Gandum

Titik-titik meridian yang dipilih :

1.     Yongquan (KI 1)


2.     Sanyinjiao (SP 6)
3.     Fuliu (KI 7)
4.     Yinlingquan (SP 9)

5.     Taibai (SP 3)    
1.     Zusanli  (ST 36) 



2.     Neiguan (PC 6)

3.     Dalling (PC 7)
4.     Shenmen (HT 7)

5.     Shaohai (HT 3)

6.     Hegu (LI 4)

7.     Waiquan (SJ 6)

8.     Geshu (BL 17)
9.     Ganshu (BL 18)

1     Pishu   (BL 20)
   Taichong (LR 3)












Kamis, 23 Agustus 2018

Hipokalemia 1





Kalium sangat berperan untuk metabolisme tubuh , sekali-kali jangan menyepelekannya , bila anda sering mual-kembung  juga sembelit ditambah lagi baik tangan ataupun kaki sering kesemutan –kebas , maka anda boleh curiga mungkin sekali anda kekurangan kalium.
Kalium termasuk salah satu elektrolit yang penting untuk menunjang fungsi syaraf dan otot , yang berkaitan dengan kerja organ  Liver maupun Limpa , namun kadar kalium didalam tubuh  selalu dikendalikan  oleh organ Ginjal .
Ginjal akan menjaga keeseimbangan kadar kalium didalam tubuh ,bila terjadi kelebihan ,maka kalium akan dibuang melalui keringat dan cairan urin .
Kondisi interaksi kadar Kalium dengan  natrium  dan magnesium ,sangat saling bergantungan . Apabila terjadi kelebihan Natrium ,tubuh akan meningkatkan kebutuhannya akan kalium , sementara kekurangan Magnesium juga mengakibatkan tubuh kekurangan Kalium (Hipokalemia).
Maka dapatlah dimengerti bagi para pecandu alcohol ,penderita AIDS ,penderita ganguan makan bulimia dan anoreksia , adalah orang-orang yang paling beresiko mengalami kekurangan kalium .
Tidak hanya sampai disitu , sesungguhnya yang sangat berbahaya adalah kelemahan otot jantung , ini terjadi karena kekurangan kalium ,selanjutnya kelemahan otot jantung menjurus kepada kelainan irama jantung (Aritmia) dan ganguan jantung lainnya, seperti tersumbatnya saluran , menyempitnya pembuluh jantung dst.

Sekarang kita akan berbicara dengan Bahasa yang lebih medis yaitu :     Hipokalemia !
Inilah kondisi disaat kadar kalium dalam darah berada dibawah batas normal yang dibutuhkan tubuh ! Kondisi normal kadar kalium di dalam darah  adalah   : 3,6-5,2 mmol/L (milimolar per liter) , keadaan kadar kalium dibawah 3,6 , bahkan yang paling terendah adalah 2,5 ,maka ancaman kematianlah yang dapat terjadi pada penderita.

Tetapi tentunya suatu peristiwa kesehatan tubuh selalu disertai dengan gejala-gejala sebagai tanda /alarm bagi manusia untuk cepat tanggap dan melakukan langkah-langkah guna memperbaiki kesehatan tubuhnya.
Inilah gejala-gejala  Hipokalemia  yang perlu diperhatikan :
1.     Mual, kembung ,muntah-muntah
2.     Kurang nafsu makan
3.     Kesemutan ,kebas
4.     Jantung berdebar-debar
5.     Kelelahan ,kram otot tangan & kaki
6.     Sering buang air/kencing- kehausan
7.     Mendadak pingsan karena TDR (tekanan darah rendah)
8.     Kelumpuhan
9.     Sesak napas sampai kegagalan nafas
10.                        Depresi,delirium,halusinasi ,bingung
11.                        Kerusakan jaringan otot
12.                        Kelainan irama jantung
13.                        Penyumbatan /penyempitan pembuluh jantung