Senin, 03 Juli 2017

4 langkah atasi kebas



Menurut kedokteran timur  setiap gejala sakit menandakan adanya ketidak seimbangan energy didalam tubuh  atau terganggunya kestabilan dan keharmonisan qi (energy) , ketidak lancaran peredaran darah.

Gangguan aliran darah ini  diistilah dengan Statis darah /tersumbatnya pembuluh darah  dan didalam kasus kebas-kesemutan –mati rasa yang sering terjadi khususnya pada pembuluh darah tepi ( Neuropathy perifer)  terutama pembuluh yang berada diujung , seperti ujung-ujung jari , tangan dan kaki .

Kejadian-kejadian tertentu juga dapat mengakibatkan tersumbatnya aliran pada pembuluh darah , seperti :

1.   Menjepit dengan jari-jari tangan (memegang sesuatu benda ) dengan kuat dan dalam waktu yang cukup lama , menahan atau memegang sesuatu dalam kondisi getaran (bergetar) seperti ; mesin pemotong rumput , mesin jahit , gerinda , gergaji mesin dll.
2.    Anggota tubuh tertekan atau terhimpit untuk waktu yang cukup lama ; misalnya : duduk berlatih yoga, duduk membungkuk menekan sebelah pahanya , menopang dagu sambil membaca buku tidur menyamping berbantalkan tangan ,dll.
3.    Bekerja secara fisik, terlalu keras ,terlalu berat seperti : memukul , memahat dan mengayun dengan menggunakan palu atau kampak  , maka ada kemungkinan kesemutan dapat terjadi pada bagian bahu , dan scapula belakang .
4.       macam posisi tubuh atau postur ketika bekerja keras menggunakan kekuatan fisik ; berdiri terlalu lama , jongkok terlalu lama , menarik terlalu kuat dalam suatu rentang tegangan (tambang , sling dst) .
5.       kekentalan darah juga akan menyebabkan terjadinya gumpalan darah yang menghambat aliran darah  , darah yang normal ,darah yang encer dapat mengalir dengan mudah dan leluasa keseluruh tubuh.
6.   Terjadi karena ada syaraf Medianus yang terjepit  , seperti pada CTS (Carpal Tunnel Syndrome) , terjepitnya syaraf jari pada terowongan  pergelangan tangan  .
7.       Pengidap kolesterol tinggi , gejala diabetes dan stroke.
8.       Gangguan Trauma syaraf karena kecelakaan dan tulang patah, syaraf tidak dapat kembali normal.
9.     Kekurangan darah ,sangat mempengaruhi organ Jantung dan Lever (gejala kesemutan , penglihatan kabur dan pusing-pusing ).
10. Stasis darah atau kemacetan darah atau darah tersumbat yang diakibatkan oleh : Kemacetan Qi (energy) , kekurangan Qi , panas didalam darah , dingin interior (peredaran darah lambat).

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah terjadinya penumpukan slem (lendir) , lendir didalam aliran tubuh , saluran nutrisi dapat juga menghambat kelancaran aliran Qi dan darah , lendir yang kental (dahak) menghambat aliran Qi saluran pernafasan  , paru-paru dan jantung  , sedangkan lendir yang bersifat encer akan mengalir dan menerobos saluran lapisan tulang persendian , yang menyebabkan kemacetan Qi dan darah  , mengakibatkan terjadinya kebas dan kesemutan.

Terjadinya lendir dikarenakan fungsi organ limpa tidak dapat mengubah dan mengangkut cairan tubuh yang mengandung zat-zat penting atau Nutrisi , kegagalan ini menyebabkan cairan tersebut menumpuk  dan mengental menjadi slem tebal (dahak).

Dahak terbagi menjadi dua tipe :

  1. Dahak yang berbentuk (Db)                     2.Dahak tak berbentuk (tak terlihat ,Dtb)

1.     Dahak yang berbentuk (Db) , dapat terlihat dan sering ditemukan berkumpul di paru-paru (Bronkhitis) dan pada air ludah yang mengental.

2.       Dahak  tak berbentuk (Dtb) menyelinap di bawah kulit , di dalam saluran-saluran , ia dapat merambat dan menutup lubang-lubang Jantung , mengendap pada kantung Empedu dan Ginjal mengeras berupa batu-batu , ia dapat menetap pada celah-celah tulang sendi atau persendian .

Selanjutnya Dtb di dalam saluran-saluran menggelembung kelihatan seperti pembengkakan inilah yang mendorong dan mengganjal aliran pembuluh darah lalu menyebabkan timbulnya perasaan kebas , yang sering terjadi pada orang-orang lanjut usia.

Radang sendi yang kronis salah satu penyebabnya adalah Dtb yang menumpuk di dalam persendian selama kurun waktu yang panjang , yang mana tumpukan ini semakin lama semakin menjadi padat dan mengganggu pertumbuhan tulang .

Dahak yang tercipta oleh serangan angin ,menimbulkan gejala –gejala:  pusing , muntah , mual , tenggorokan berderak-derak , batuk dahak dan kebas.

Mengatasi kesemutan atau kebas dengan Akupuntur dan Akupresur

Melakukan penekanan melalui titik khusus :

1.       Jianzhen (SI 9)


2.       Shaohai  (HT 3)

3.       Laogong (PC 8)

4.       Guanming (GB 37)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar