Senin, 17 Juli 2017

Diabetes Melitus 1



Pada zaman keterbukaan ini ,banyak penderita DM (Diabet Melitus) masih mengandalkan pengobatan konvensional , adakalanya pengobatan kedokteraan barat pada suatu sisi menjadi kurang efektif karena justru mengorbankan sisi yang lain , tiba saat para penderita DM dapat mengubah pilihan pengobatannya kepada Akupuntur yang sudah banyak digunakan sebagai pengobatan komplementer di negara-negara yang sudah maju dan moderat seperti Amerika , dengan harapan Diabetes Melitus bisa diubah menjadi Diabet Meletus (door) , dan hilang tidak ada lagi , Diabet musnah pasien disembuhkan .

Tanpa perlu berliku-liku , maka lebih tepat kami akan uraikan perihal penyakit Diabetes Melitus baik menurut tinjauan kedokteraan barat maupun kedokteraan timur.

Secara singkat Diabetes adalah ganguan kimia pada tubuh yang mengacaukan metabolisme tubuh , khususnya terganggunya produksi insulin atau kekurangan insulin , akibat meningkatnya kadar lemak tubuh , meningkatnya kadar gula dan karbohidrat.

Tetapi yang lebih banyak membunuh penderita DM adalah efek dari yang telah disebutkan diatas , yaitu efek komplikasi ; seperti  system kardiovaskuler , ginjal dan lever.

Ditinjau dari sudut Akupuntur penyakit DM dikenal dengan nama Sioke , yang lebih banyak disebabkan oleh sebab utamanya yaitu defisiensi Yin dan sebab berikutnya adalah kekeringan , karena panas penuh  , maka penderita akan  banyak minum .


Bila serangan sampai kepada ke lima organ dalam , kemungkinan bermacam-macam komplikasi akan terjadi , lalu mengakibatkan  seperti : mata katarak , buta malam( Rabun senja) ,darah tinggi ,ketulian , panas , serangan jantung  dll.

Pada banyak manifestasi ,terjadi  kekeringan mulut , kehausan , cederung untuk minum ,polyphagia (hyperphagia = perut lapar terus dan keinginan makan besar), bulimia (pelarian stress kepada makan, dan dimuntahkan  ) , kencing manis , kepusingan (Dizziness) , tinnitus (telinga berdenging) , sakit dan letih (lemah) pada pinggang dan lutut , kulit kering , lidah merah dan sedikit lapisan putih  , detak nadi seperti  benang dan  cepat dll.

Untuk itu nasihat yang baik adalah meremajakan Yin dan menguatkan darah , buang /usir panas dan membasahi kekeringan . Dengan herbal minuman penghangat badan lebih dianjurkan sebagai pendekatan alamiah.

Defisiensi Yin dan Yang

Di manifestasikan dengan  frekwensi urin  banyak (sering buang air kecil)  ,  sangat keruh pada kasus yang parah  walaupun sehabis minum ,tenggorokan dan lidah kerig , telapak tangan panas , kulit menjadi pucat dan kusam atau  hitam  ,  rasa sakit dan lemah pada pinggang dan lutut , badan menjadi dingin  dan cenderung menghindari dingin (takut dingin) , pada kasus yang sangat parah terjadi lemah syawat (impotensi) , lidah pucat dan keputihan , denyut nadi dalam tanpa kekuatan .

Dinasehatkan untuk menghangatkan (menambah) Yang dan meremajakan Yin dan menguatkan Qi Ginjal

Defisiensi Qi Limpa dan perut

Gejala utamanya menderita kehausan dengan keinginan untuk minum , masih berhubungan dengan Polyphagia yaitu perut sering merasa lapar dan keinganan yang besar untuk makan , dapat juga menderita sebaliknya yaitu kehilangan nafsu makan , denyut nadi lemah .

Dianjurkan untuk  menguatkan organ limpa , memberi makanan tambahan QI (energy) , melancarkan produksi cairan tubuh untuk memuaskan dahaga kehausan .

Gejala-gejala diatas juga dapat mendatangkan komplikasi  seperti :

Katarak , buta malam , ketulian  adalah lebih baik meremajakan dan menguatkan Liver dan ginjal dan menguatkan esensi dan nutrisi darah.

Teori TCM yang diperkuat dan distandarisasi

Mengingat perubahan lingkungan dan pola hidup masyarakat , maka para dokter mengkaji ulang teori defisiensi Yin dan kekeringan akibat panas ,karena semakin hari gejala diabetes semakin kompleks .

Pada Tahun 2007 telah dikeluarkan Pedoman Pencegahan dan Pengobatan Diabetes  dengan TCM ,oleh negara china , yang isinya adalah pedoman diagnosis dan pengobatan komplikasi diabetes. Adanya persamaan persepsi diabetes anatara kedokteraan barat dan timur .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar