Jumat, 04 Desember 2015

Mengenal Teori Yin- Yang

Jasa Akupuntur Akupresur Nanjing Jakarta , dr.Meinar Rusmini   ,Jitu,sederhana ,sembuh   ,Hub:  081808960555  jl.Kamper 1 ,komp.TNI AL  Pangkalan Jati ,Cinere


Hubungan alam dan kehidupan , adanya hubungan setiap perubahan , hubungan sebab-akibat  dan hubungan keseimbangan yin-yang (dasar ilmu Akupuntur) yaitu; dua kekuatan yang mempengaruhi setiap perubahan didalam kehidupan.

Keseimbangan yin-yang adalah dua kutub, sepasang kekuatan yang saling menyeimbangkan .

Yin
Dingin
Hitam
Sedih
Malam
Air
Yang
Panas
Putih
Gembira
Siang
Api

Walaupun berbeda namun keduanya merupakan kesatuan , justru perbedaan dan pertentangan membuatnya hidup dan merupakan kesatuan masing-masing.

Tidak boleh ada yang terlalu kuat , tidak boleh yang lebih egois dan harus selalu berpegang tangan bekerja sama ,  masing-masing harus berperan aktif menjaga keseimbangan bersama seperti dua orang akrobatik yang harus bekerjasama dan bersinergi ,masing-masing saling bergantung satu sama lain (prinsip Miridian Akupuntur).

Fleksibelitas kedua kekuatan akan saling mengisi , sehingga disini tidak ada yang benar-benar mutlak , tidak ada Yin yang murni atau Yang , yang murni , baik didalam Yin terisi yang dan didalam Yang terdapat yin .


Oleh sebab itu didalam symbol gambarnya Yin dan Yang , berpadu saling melengkapi membentuk sebuah kesatuan dan keseimbangan.

Bila keseimbangan hilang akan menimbulkan keadaan abnormal , dan keadaan menjadi kacau , maka haruslah cepat-cepat masing kekuatan mencari keseimbangannya dengan memperkuat atau memperlemah /mengurangi aktivitasnya untuk menjadi normal kembali .
Didalam Teori yin-yang apabila satu kekuatan terlalu berlebihan , maka sampai pada suatu batas maksimal ia akan berubah bentuknya menjadi/memperlihatkan sifat yang bertentangan dengan dirinya , teori yang sangat penting untuk pengobatan Akupuntur.

Jadi Yin mencapai batas maksimalnya ia akan memperlihatkan sifat Yang ,  sebaliknya , Yang pada batas maksimalnya akan membentuk sifat Yin .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar