Senin, 08 Agustus 2016

Fatty Lever


Apakah yang dimaksud dengan Fatty lever  ?  Fatty lever = perlemakan Hati ,  jelas sekali menyangkut kata Fat = lemak  (lipid) , jadi adanya lapisan lemak yang membungkus organ Hati (lever) , sehingga lever akan bertambah gemuk atau membesar lalu disebut pembengkakan Hati.

Tentunya fungsi lever akan terganggu , dan menimbulkan penyakit lever , sirosis hati dan lain-lain.
Apa penyebabnya ?  penyebabnya adalah pola hidup tak sehat , pola makan tak sehat , kurang olah raga , minuman beralkohol  dan ber soda  , diabetes , obesitas  dsb.

Gejala perlemakan hati dapat ditelusuri  antara lain  :
-  Kerap kali mual-mual
-  sakit pada ulu hati
-  Urine berwarna kuning
-  Putih mata berubah menjadi kuning
-  Bau mulut yang berlebihan
-  Nafsu makan bertambah- tambah

Pencegahan
- Berolah raga dengan teratur
- Kurangi berat badan
- Perbaiki pola makan  dengan menghindari makanan berlemak dan berminyak
- Jangan minum minuman beralkohol dan bersoda  

- Banyak makan buah-buah dan sayuran setiap hari 


Pengobatan dengan Akupuntur dan Akupresur
Lakukan penekanan pada titik akupuntur , sebanyak 32 x setiap hari :
1. Taichong  : titik energy Meridian Hati.
2. Zhangmen : bawah ujung tulang iga ke ll
3. Qimen  : dibawah putting susu , pada antara iga ke 6 dan 7
4. Fenglung (tekan kuat-kuat ) ST 40


5  Nei Ting  (tekan kuat-kuat ) ST 44 (lihat gambar diatas )

Kamis, 04 Agustus 2016

Bell' s palsy


Adalah paralysis (kelumpuhan sebagian dari saraf muka  ) , karena kelemahan otot wajah   , ditemukan oleh Sir Charles Bell (1774–1842), the Scottish anatomist  , pada pertengahan abad ke 19.

Bell’s palsy adalah kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang bersifat sementara. Kondisi ini menyebabkan salah satu sisi dari wajah akan terlihat melorot/tertarik  .
Saraf yang terganggu  pada bagian wajah akan berdampak kepada indera perasa dan cara tubuh Anda menghasilkan air mata dan ludah, karena penahan bibir turun maka sering liur keluar menetes (ngeces) . Bell’s palsy datang secara tiba-tiba dan umumnya kondisi ini akan membaik dalam hitungan minggu dan bulan , bila diterapi secara benar.Umumnya sering dialami oleh wanita hamil  dan penderita diabetes.
Bell’s palsy bukan stroke , dan tidak berhubungan dengan stroke.
Gejala Bell’s Palsy

Yang paling umum adalah ngeces , tak bisa mengontrol ludah ,keluar dengan sendirinya , yang kedua mulut merot / miring , bicara tidak jelas

Kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi wajah bisa dijelaskan sebagai kelumpuhan sebagian (kelemahan otot ringan) atau sebagai kelumpuhan total (tidak ada gerakan sama sekali, tapi jarang sekali terjadi). Mulut serta kelopak mata juga akan terpengaruh akibatnya kedua bagian ini akan kesulitan untuk dibuka dan ditutup.
Bell’s palsy adalah gangguan yang terjadi hanya pada otot dan saraf wajah. Kondisi ini tidak berdampak kepada kinerja otak atau bagian tubuh lainnya.
Gejala pendahuluan :

§  - Sakit telinga pada sisi wajah yang mengalami kelumpuhan.
§  - Telinga yang terpengaruh akan lebih sensitif terhadap suara.
§  - Berdenging di salah satu telinga atau keduanya.
§  - Mendadak setelah bangun tidur , mengalami kekakuan pada wajah
§  - Penurunan atau perubahan pada indera perasa.
§  - Bagian mulut yang terpengaruh akan mudah mengeluarkan air liur.
§  - Rasa sakit pada sekitar rahang.
§  - Kesulitan untuk makan, minum, dan berbicara.
§  - Kesulitan menutup mata , air mata menetes sendiri.
§  - Tidak dapat mengerutkan dahi
§  - Pipi menyempit , mulut terbuka

Berikut ini beberapa tes yang dilakukan bisa dilakukan:
§    Elektromiografi. Pemeriksaan ini berguna untuk mengukur aktivitas elektrik dari otot dan saraf Anda. Informasi yang diberikan alat ini bisa digunakan untuk mengetahui apakah terdapat kerusakan saraf.

§        MRI. Prosedur ini bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab munculnya tekanan pada saraf wajah Anda.

§       CT SCAN. Prosedur ini dilakukan untuk mengetahui kondisi lain yang menyebabkan gejala yang Anda alami, memeriksa apakah terdapat infeksi atau tumor. Prosedur ini juga bisa menentukan apabila terdapat keretakan tulang pada wajah.

Penyebab
Hingga kini, belum diketahui secara pasti , diduga  kelumpuhan juga disebabkan karena radang infeksi virus. Salah satu virus yang diperkirakan menyebabkan Bell’s palsy adalah virus herpes.
Pengobatan
Yang sering digunakan adalah  mengurangi pembengkakan  pada saraf wajah,dengan  prednisolone atau prednison (kelompok obat kortikosteroid) .
Sedangkan untuk mencegah munculnya masalah pada mata yang tidak bisa menutup, Anda mungkin memerlukan obat tetes mata dan salep mata untuk mencegah kekeringan . Sedangkan untuk menutup mata, dibutuhkan isolasi untuk membantunya.

Pada 70  %  pasien yang mengalaminya dapat sembuh total . Gejala mulai membaik setelah dua atau tiga minggu , melalui terapi Akupuntur  dan Physioterapi dengan sinar infra red.
Tapi untuk bisa pulih sepenuhnya akan membutuhkan waktu ± 10 bulan. Pemulihan yang terjadi tergantung pada tingkat kerusakan saraf yang diderita.
Gangguan yang diderita ketika mengalami Bell’s palsy :
§         - Gangguan pada mata.
§          - Kesulitan makan, minum, dan bicara.
§           - Kelemahan atau kelumpuhan otot secara terus-menerus.
§           - Otot wajah berkedut.
§            - Kemampuan indera perasa menurun.

Pengobatan melalui titik Akupuntur – Akupresur

1. Yi feng   (SJ 17)
2. Dicang    (ST 4)
3. Jiache     (ST 6)
4.Yangbai   (GB 14)
5. Hegu       (LI 4) 


6. Taichong (LR 3)

Senin, 01 Agustus 2016

Kaki Bengkak ??



Seorang teman menyapa ? hai apa kabar , kok sepertinya kamu agak gemukan ya ! tuh lebih-lebih lagi kakimu kelihatan gemuk sekali !!!!!
Pertanyaan seperti ini sering terlontar begitu saja , ketika kaki kita terlihat gemuk !  Tapi kita harus hati-hati , hal biasa seperti ini , kalau diperhatikan dan diamati  dengan teliti dan konsisten  gemuk itu ternyata bukan gemuk tapi bengkak (edema) .
Apakah yang menyebabkan kaki bengkak  ? banyak sebab ! dimulai dari tingkatan yang paling umum seperti :
- luka , infeksi.
- terkilir (kesleo)
- berdiri atau duduk terlalu lama , berkendaraan mobil , menginjak  kopling dan gas dalam waktu lama  (tapi cepat kembali normal)
- Kehamilan. Kaki bengkak pada wanita hamil adalah hal yang normal. Hal ini terjadi  karena pembuluh darah  besar di pangkal paha menerima tekanan dari bayi.

- Efek samping obat  Beberapa obat bisa menyebabkan kaki bengkak di antaranya obat diabetes, obat antiinflamasi non-steroid, obat antidepresan, obat steroid, obat untuk tekanan darah, dan penggunaan alat kontrasepsi oral.
-  Siklus menstruasi – kadang-kadang  pada beberapa wanita dapat terjadi gangguan .
-  pembuluh darah terhambat / terjadi pembekuan (defisiensi Jantung)
- Cairan tidak dapat mengalir lancar / Limfedema ( gangguan pada pembuluh getah          bening ,   defisiensi Ginjal dan kandung kemih)
Yang perlu diperhatikan adalah  bila hal itu  berkaitan  dengan defisiensi Jantung , Ginjal dan hati.

Defisiensi Jantung
Pembengkakan terjadi karena , pembekuan pada pembuluh darah di kaki yang menuju Jantung , darah tidak dapat mengalir dengan lancar dan menumpuk  lalu memicu pembengkakkan  dikaki .

Defisiensi Ginjal dan Hati
Tubuh mengalami terlalu banyak /kelebihan garam ( natrium klorida) , Tubuh terlalu banyak menahan cairan dan memicu pembengkakkan.
Dalam TCM –Akupuntur  , Ginjal menurut 5 unsur  dilambangkan dengan air ,  berfungsi sebagai pengatur air ,Ginjal adalah Gerbang yang dapat terbuka dan tertutup dalam mengendalikan cairan tubuh.
Keseimbangan Yin dan Yang  Ginjal , menghasilkan pengaturan buka tutup yang sistematis yang tepat , air urine akan menjadi normal didalam jumlah dan warna, dalam keadaan defisiensi ginjal akan terjadi ketidak seimbangan Yin  dan Yang dan kemacetan gerbang air .
Ia akan terlalu terbuka bila kekurangan Yin Ginjal , menyebabkan terlalu banyak mengeluarkan air urine  dan warnanya menjadi pucat.
Sebaliknya Ia akan terlalu tertutup bila kekurangan Yang Ginjal , yang menyebabkan pengeluaran urine terlalu sedikit  dan warnanya agak gelap.
Ginjal termasuk pembakar bawah yang mengatur kandung kemih , bila Qi kandung kemih juga macet maka cairan tidak dapat mengalir dan disaring dengan baik , lalu menumpuk dan terhambat , pada kaki tidak dapat naik tersalur keatas , terjadi pembengkakkan .
energy (Qi) yang mengendalikan urat-urat daging , disaat  darah pada lever penuh melimpah ia akan mengalir   dan membasahi –memberi  makan urat-urat daging untuk menjamin pergerakan sendi dan kegiatan otot lancar .
Bila darah-lever kurang , maka urat-urat daging akan kurang basah  dan kekurangan makanan  , kurangnya daya lentur akan menyebabkan kekejangan otot atau  ganguan perluasan penekukan  , kaku dan mati rasa , kram , tremor (gemeteran), lemas (kurang daya) , termasuk juga tidak lancarnya cairan disekitar perendian yang dapat menyebabkan terjadinya Edema (bengkak).

Edema menurut Akupuntur ;

1. Edema bersifat Yang
     Bersifat Akut , bengkak ringan pada wajah , mata yang akan diikuti dengan bengkak lainnya  dengan kulit menonjol , nafas sesak ,nadi cepat dan singkat,air  seni sedikit dan berwarna kuning , lapisan lidah putih.

Penekanan  pada titik akupuntur :

a. Sui fen (RN 9)
b. Ci hai (RN 6)
c. San ciao Su (BL 22) ,  biru tua ke 2 dibawah warna kuning 
diatas warna merah muda
d. Zu san li (Bl 36)


2. Edema bersifat Yin :
     Berkembang secara perlahan , dari pembengkakkan ringan disekitar kaki , lalu bertambah banyak pada daerah perut dan wajah , muncul hilang bergantian , buang air kecil sulit dapat juga buang air kecil normal dan bersih   , bab los , nadi dalam dan perlahan , lidah merah muda dengan permukaan putih , suka hangat , tidak suka dingin .

Penekanan titik Akupuntur :

a. Sui fen (RN 9)
b. Zu san li (ST 36)
c. Pi su ( BL 20)
BL 20 warna kuning

d. Yinlingquan (Sp 9)

Jumat, 22 Juli 2016

Diare atau diary ?


Jangan pernah meremehkan penyakit , walaupun kelihatannya biasa-biasa saja  ,
Salah-salah  Diare bisa jadi diary (catatan harian) yang penuh dengan cerita dan derita.

Diare adalah gangguan pada perut /lambung /usus terjadi karena makanan yang kurang bersih yang telah terjangkit  bakteri , parasit , virus atau kuman  , yang menyebabkan infeksi pada usus dan lambung.

Diare dibagi menjadi  Akut dan Kronis  ; Akut apabila sifatnya mendadak dan kurang dari 2 pekan  , sedangkan Kronis ; sifatnya perlahan-lahan  semakin lama semakin parah  dan lebih dari 2 pekan.

Dalam TCM –Akupuntur  dapat dikenali dari gejalanya :

Diare Akut 
1. Diare Lembab – dingin : BAB berupa air dan ampas (hancur) , juga disertai lendir ( flu usus-perut ) dengan sakit/tanpa sakit perut ,perut berbunyi ,haus , tubuh dingin , dehidrasi , suka hangat , denyut nadi lamban , lidah pucat ,lapisan lidah putih ,licin , badan lemas, kram , mual , muntah  dst.
2.Diare  Panas –Lembab : BAB bau , panas , perasaan terbakar pada anus , air seni agak gelap , perut sakit , denyut nadi lemah  dan cepat ,bagian dalam perut kekuning-kuningan , mual , muntah ,lapisan lidah kuning ,berminyak , demam dan haus.

Diare Kronis
1. Diare – defiensi Limpa kecil : serangan perlahan –lahan  makin lama semakin kuat ,kulit pucat , badan lelah-lemas, lebih suka hangat,  tidak tahan udara dingin terutama pada perut bagian bawah sampai kaki,denyut nadi halus dan dalam , lidah pucat, lapisan lidah putih.
2. Diare-defisiensi Ginjal  : sakit perut ringan sebelum subuh  , sakit hilang setelah BAB , perut bunyi , tidak tahan dingin,terutama perut bawah , tangan dan kaki,denyut nadi dalam dan halus ,lidah pucat –lapisan putih.

Pengobatan :
1. Minum air kelapa , dan banyak minum air matang  menghindari dehidrasi.
2. Hindari minum susu , santan , susu kedelai , soft-drink /minuman yang intoleransi  terhadap –lambung.
3. Bawang  putih  , untuk  mengobati infeksi disebabkan virus, kuman dan parasit.
4. Daun jambu dan buah jambu klutuk (biji).
5. Buah salak  setengah matang.
6. Daun Sendok
    Bahan: 
  • 30 gram daun sendok segar
  • 3 gelas air
    Pengolahan:
1.     Rebus daun sendok segar bersama 3 gelas air.
2.     Tunggu air rebusan mendidih dan tersisa 1 gelas.
3.     Minum sehari 2 kali masing-masing 1/2 gelas.


7. Bubuk Kulit Kayu Manis
    Bahan:
  • 1 1/2 gram bubuk kulit kayu manis
  • Air panas secukupnya
    Pengolahan:
1.     Seduh bubuk kulit kayu manis di dalam air panas, kemudian saring airnya.
2.     Tunggu dingin, minum sehari 2 kali masing-masing 1 gelas.

8. Tanaman Anting-anting 
    Bahan:
  • 40 gram tanaman anting-anting kering
  • 2 gelas air matang
     Pembuatan:
1.     Cuci bersih tanaman anting-anting, rebus bersama 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
2.  Seusai mendidih, minum obat diare tradisional ini 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

9.  Rimpang  Kunyit
     Bahan:
  • 1/2 jari tangan rimpang  kunyit segar
  • 1 sendok teh kapur sirih
  • 1 gelas air
     Penggunaan:
1.   Potong-potong tipis rimpang empu kunyit, sehabis itu rebus bersama 1  gelas air sampai tersisa 1/2 gelas.
2.    Tuangkan1 sendok teh air kapur sirih ke dalam rebusan tadi, aduk hingga  tercampur.
3.   Ketika dingin, saring airnya dan minum sehari 3 kali masing-masing 1/2  gelas

10.Buah pisang untuk melancarkan pencernaan ,berfungsi sebagai oralit   mengandung potassium untuk penambah darah..
11.Bahan pembuatan oralit:
  • Segelas besar air matang (200 ml) 
  • 2 sendok teh gula pasir
  • 1/2 sedok teh garam dapur

   Ke 3 bahan dicampur menjadi satu dan aduk untuk melarutkan garam dan gula,  kemudian berikan pada pasien diare. 


Dengan penekanan pada titik sbb :
1. Zongwan (RN 12 )
2. Tianshu  (ST 25)
3. Shangjuxu (ST 37)
4. Yinlingquan (SP 9)
5. Zusanli (ST 36 ) 


6. Hegu ( LI 4 )

Selasa, 19 Juli 2016

Mengontrol Gula darah dengan Akupresur-Akupuntur



Sesungguhnya yang mengatur gula darah adalah insulin  , dan dengan terapi Akupuntur  dapat mengontrol  kadar  gula khususnya dengan pengaruh insulin di tingkat molekuler, meningkatkan dan mengontrol produksi insulin lewat sistem syaraf pusat.

kapasitas normal Gula darah ,  adalah kapasitas yang  sanggup  diatur  kadar /jumlah  gula darah oleh persediaan insulin didalam tubuh .

Bila Gula darah melebihi kapasitas Normal , tentunya membutuhkan insulin yang lebih banyak , disinilah letak masalahnya  , tubuh kita tidak dapat seketika  menambah jumlah insulin yang dibutuhkan , sehingga  terjadi gangguan metabolisme glukosa akibat kekurangan insulin yang bertugas mengatur kadar/ jumlah gula darah, sehingga darah tidak bisa masuk ke dalam sel, kadar gula ini kita dapati pula dalam urine penderita , sehingga sering disebut kencing manis.

Rasa manis sangat mempengaruhi  kerja organ tubuh Limpa  , sehingga rasa manis yang berlebihan akan memperberat dan merusak  Qi (energy) Limpa , membuat limpa menjadi panas dan menimbulkan lembab panas , atau pada titik panas tertinggi  akan berubah menjadi lembab dingin pada limpa , secara keseluruhan dapat dikatakan Qi Limpa runtuh atau tumbang.

Kebiasaan-kebiasaan yang memicu gula darah naik adalah :

  1. Kebiasaan makan  dan minum yang salah , terlalu banyak jumlah makan dan minum  yang manis, rasa  manis berlebihan akan  melukai limpa/pancreas dan lambung mengakibatkan panas dalam dan berubah menjadi api dalam Limpa .
  2. Adanya gangguan emosi menimbulkan kelainan Yang Shi hati (lever) dan dalam keadaan berat berubah menjadi api dalam, yang akan melukai Yin tubuh
  3. Makan dan minum tidak teratur , seperti  tiba-tiba minum dalam jumlah banyak , atau banyak makan   dan mudah lapar , berat badan turun dengan tiba-tiba  menimbulkan komplikasi syaraf pusat , ganguan  pada kulit  dan  koma (kehilangan kesadaran)
Penurunan insulin berakibat kelainan metobolisme gula (Glukosa), baik diluar maupun di dalam sel, dan mempengaruhi produksi lemak maupun protein tubuh dengan segala akibatnya , seperti :

Dapat mengakibatkan menurunnya sistem imun humoral (imunoglobulin) juga selular (limfosit)    , dan akan mudah terinfeksi penyakit.

Akupuntur  dapat membantu  untuk mencapai keseimbangan  system  tubuh , yaitu 
System Endokrin (sekresi internal-hormonal)  dan  metabolism  gula (Glukosa) , yang akan menimbulkan/ memperkuat  system Imun  tubuh.

Penekanan titik yang diperlukan adalah :

Titik Dominan Area

n  Hegu             


n  Neiguan                                    


n  Zusanli                               


n  Sanyinjiao     




Titik Organ Spesifik :

n  Taibai  


n  Pishu