Selasa, 16 Februari 2016

Lho kok Emosi dapat menyebabkan penyakit ya ?



Didalam teori kesehatan Akupuntur  emosi manusia memegang peranan penting  untuk menjaga keseimbangan  qi  Meridian.

Manusia mempunyai 7 jenis emosi  diterangkan didalam Akupuntur  yaitu :
Gembira , Marah , Kuatir , Melamun berpikir,Sedih , Takut ,dan Terkejut.

Sesungguhnya ke tujuh jenis perasaan ini , pada batas tertentu atau batas yang wajar , alah normal sebagai pencerminan  dari fungsi-fungsi organ Cang-Fu secara fisiologis akupuntur.

Barulah dikatakan berbahaya ketika  ke tujuh perasaan  itu meliwati batas kewajaran atau berlebihan dan terus-menerus.

Pertumbuhan dan perkembangan Emosi  dimulai ketika  manusia baru dilahirkan sebagai Bayi  sebagai berikut :

1. Awalnya Bayi hanya mampu /tahu menangis.
2. Kemudian berkembang  dengan tertawa (senang)
3. Lalu Terkejut bila memdengar bunyi yang keras.
4. Daya pikir mulai bekerja dengan ingatan-ingatan , harapan-harapan dan reaksi                 terhadap lingkungan  timbullah daya melamun/berpikir.
5. Bila harapan-harapan dan keinginannya  tak terpenuhi mulailah timbul  Kuatir.
6. Rasa kuatir akan  kebutuhannya yang tak terpenuhi berkembang menjadi Sedih .
7. Kenyamanan dan keamanannya  yang terancam  menimbulkan  rasa   Takut.

Didalam akupuntur diterangkan bila  ke tujuh emosi tersebut  meliwati batas  kewajaran maka  mental manusia akan terganggu akibatnya organ-organ tubuh  menerima rangsangan reaksi yang berlebihan dan mengganggu irama kestagibilan  maupun keseimbangan energy (qi) Meridian , dan menyebabkan penyakit dalam.

Sebagai contoh setiap perasaan akan mewakili organ mana yang bekerja secara normal atau bekerja secara berlebihan  .

Gembira dalam Akupuntur adalah ekspresi senang , dalam jantung yang sehat  energy qi akan berjalan dengan teratur  bersamaan dengan  jalannya peredaran darah yang lancar, namun  Gembira  berkelebihan  ketika mendapat undian berhadiah  yang sangat besar  bila tidak terkontrol malah akan membuat qi bergejolak dengan keras dan tersebar dengan tidak teratur  , aliran darah menjadi kacau  , jantung (api) yang seharusnya menguasai paru-paru (Logam) menjadi lemah , terserang ginjal (air).

Kemudian Marah  dalam akupuntur ini adalah ekspresi normal  dari  api  Hati(lever) bergejolak  menyebabkan aliran darah berbalik naik keatas , membuat muka menjadi merah dan badan bergetar keras.

Apabila Hati dalam  keadaan Se (kuat) , dan aliran darah cepat naik , akibatnya  Ia akan gampang tersinggung  dan mudah marah  secara berulang-ulang  dan menyebabkan Hati (lever) terluka  , yang mana seharusnya  Hati (kayu) dipelihara oleh ginjal (air) tidak berjalan sebagaimana mestinya , sehingga Hati tak terpelihara  lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar