Selasa, 26 September 2017

Akupuntur terhadap sistem imun

Akupuntur terhadap system imun tubuh


Dari -perspektif pengobatan Barat .

Cancer dengan huruf besar C , adalah sebuah inisial huruf yang sangat berpotensi mengisi ketakutan manusia yang berujung kematian. Atau sesungguhnya sebagian dari kita baru saja mengidap cancer yang membuat seseorang sangat tertutup dan takut diketahui oleh orang lain . 

Kata Cancer bagaikan sebuah Gurita besar ,yang melingkupi tahap-tahap ,melukiskan penyakit dengan sejumlah besar variasinya. Semua secara singkat dengan pengertian umum “ pertumbuhan ,perkembangan atau Neo-plasma (jaringan baru) yang berkarateristik pertumbuhan sel abnormal atau tidak terkontrol didalam tubuh manusia. 

Untuk bermacam-macam alasan , Pertumbuhan sel standard dan siklus kematian sel berada diluar Kontrol dan abnormal sel ini menyebar sampai ke seluruh tubuh (Metastasis) dan menularkan /mengacaukan sel-sel lainnya. 

Ketika kasus-kasus dilaporkan tentang pertumbuhan dari beberapa penyakit cancer , ini meningkatkan kewaspadaan dan protokol perawatan progresif tingkat tinggi yang dapat memperbesar kelangsungan hidup sebagian besar penderita cancer.

Umumnya , kita secara terus menerus diserang oleh banyak bakteri , virus dan parasit . Secara internal , boleh jadi kita mempunyai sejumlah standard sel yang abnormal , jika tertinggal /tidak terdeteksi , akhirnya akan bermanifestasi sebagai Cancer .

Untungnya , system pertahanan tubuh kita biasanya selalu siap , dan effektif untuk berperang dan membasmi para penyusup gelap ini atau sel-sel jahat dan buas ini. Tubuh kita adalah tempat pertempuran semacam diatas , dan sangat beruntung sebagian besar kemenangan dicapai oleh tubuh dengan system imun yang hebat dalam membasmi sel-sel cancer..

Ketika kita sedang sakit , ini adalah sebagian besar disebabkan karena system imun tubuh kita sedang menurun. Juga serangan virus,bakteri,parasit atau sel cancer yang berkarater sangat cepat , yang membuat system imun kita tidak dapat menandingi atau menahan serangan- serangan musuh , juga disebabkan karena respon system imun kita yang telah diperdaya semacam kebingungan atau kompromi dengan para penyerangannya , hal ini dapat disebabkan oleh Faktor Stress yang berkepanjangan ,yang lebih jauh menuju Depresi yang berat

Terapi konvensional untuk melawan cancer adalah dengan kemoterapi dan Radiasi , penyinaran yang di-design untuk membunuh dengan cepat sel-sel semacam kanker Masalahnya adalah terapi kemo ternyata tidaklah specific dan sesungguhnya bukan saja hanya akan mengenai sasaran yang dituju tetapi area sel-sel lain yang masih baik seperti sel darah merah dan darah putih ikut terkena radiasi , sebagai akibatnya terjadi kerontokan pada rambut , dan ada kecenderungan justru sel cancer dapat membelah diri menyebar . 

Ironisnya kemo justru melemahkan system imun dan memicu kepada kerusakan /gejala-gejala kesehatan lainnya yang lebih besar. Pengobatan Cancer menjadi topik yang besar ,baik secara konventional maupun non konventional , mereka adalah dokter-dokter medical , oncologis, naturopathi dan ahli-ahli pengobatan china yang telah mengabdikan waktunya untuk menemukan tehnik pengobatan yang terbaik. 

Pengobatan Kanker: Pengobatan dan pencegahan kanker, baik melalui pengobatan konvensional maupun non-konvensional adalah topik BESAR. Ada dokter medis, ahli onkologi, ahli naturopati, ahli-ahli ini hadir dan ahli pengobatan tradisional China yang menghabiskan seluruh karir mereka dalam hal ini. 

Seluruh jurnal medis didedikasikan untuk terobosan baru dalam pengobatan kanker. Salah satu teknik tersebut melibatkan hipertermia regional untuk mengobati neoplasma lokal. Pemikirannya adalah memanaskan tumor hingga 113 F akan membunuh sel kanker namun membiarkan sel sehat tetap utuh. 

Hal ini sering dikombinasikan dengan radiasi dan / atau kemoterapi. Tetapi untuk artikel ini, kita hanya akan berbicara tentang peran akupuntur dalam pertempuran ini. Lalu , apakah akupuntur tepat untuk , pengobatan ini ? Dapatkah akupuntur menolong dalam memerangi Cancer ? 

Sebelum kita diskusikan , lebih baik kita melihat dahulu apa saja , alat-alat perang system imun tubuh :


Sel-sel Darah putih 

Granulocytis = Granulosit 

Neutrofil =.Sebagian besar kandungan yang berlimpah dari tipe darah putih . Menjadi fagositik saat menghadapi bahan infeksi; artinya mereka makan sel asing, sel yang terinfeksi, atau sel yang sekarat. 

Eosinophils = Fagositik pelemah , yaitu .sel darah putih pemakan parasit , dengan cara melemahkan. Sangat efektif melawan parasit (cacing ,ulat) .- mencernakan kombinasi antigen dan .antibodi . Mereka juga secara moderat menghasilkan Histamine untuk respon allergy dan peradangan. 

Basophils = . Melepaskan Histamine , suatu enzyme yang dipicu oleh kerusakan sel. Histamin bertanggung jawab untuk menambah aliran darah menuju daerah sasaran , meningkatkan penyerapan pembuluh darah untuk menaikan volume aliran cairan pembuluh darah kepada daerah sekitar ruang antar jaringan sel berakhir dengan pembengkakan pada tubuh. Ini adalah rahasia basophils , bagaikan tiang pemancar (antene) dan pemadam yang bertanggung jawab untuk banyak hal yang tak terduga seperti gejala allergy yang terliwat dan tak terdeteksi. 

Pembunuh sel secara alamiah (NK =Natural Killer) = sel ini secara langsung menyerang dan membunuh kuman infeksi dan sel cancer/tumor .Mereka tidak perlu mempercayai pada reaksi anti body terdahulu , walaupun demikian mereka juga merespon kepada beberapa intruksi dari sel imun lainnya. Mereka bertindak sebagai pasukan terlatih /khusus untuk langsung menumpas sebagai sisi pertahanan dari perang yang berlangsung. 

Agranulocytes = Agranulosit Fagosit = Ini berasal dari monosit, sejenis sel darah putih yang mengembara melalui jaringan ikat. Makrofag di sini dirancang untuk menelan puing-puing seluler dan penyerbu asing. .

Limfosit = Ini bertanggung jawab untuk mengembangkan kekebalan sel. 

T Limfosit = Sel-sel ini dapat membunuh tumor tertentu atau sel yang terinfeksi secara virus (CD8 + atau "sitotoksik") atau mereka dapat mengeluarkan faktor-faktor yang mengaktifkan sel darah putih lainnya (CD4 + atau 'helper'). 

B Sel = Fungsi utama sel-sel ini adalah mensekresikan antibodi; spidol (penanda) spesifik untuk satu antigen tertentu (benda asing). Antibodi ini berfungsi sebagai penanda untuk memicu jenis sel darah putih lainnya untuk menyerang dan membunuhnya. 

Sitokin = Protein yang disekresikan oleh berbagai sel darah putih yang berperan sebagai utusan dan mediator selama respon imun. Mereka sering bertanggung jawab untuk meningkatkan atau modulasi peradangan, demam, dan respon kekebalan yang dipimpin oleh sel darah putih. Ada beberapa sub-tipe sitokin termasuk sub-keluarga Interleukin (IL-1, IL-2, subfamili IL-10), Interferon (IFN), limfokin. 

Mekanisme respon imun keseluruhan (secara bersama-sama sel-melakukan mediasi dan humoral imunitas) adalah tarian yang cerdik dan kompleks yang melibatkan semua jenis sel ini yang tercantum di atas dan juga beberapa sel dan proses yang dirancang untuk memberikan pertahanan yang efektif namun teratur terhadap bakteri, virus, parasit, dan kanker. 

Ketidak-seimbangan dalam proses ini dapat menyebabkan, pada satu ekstrem, sistem kekebalan tubuh lemah dimana kita rentan terhadap penyerang eksternal atau internal. Di sisi lain, ketidakseimbangan tersebut dapat menyebabkan situasi dimana sistem kekebalan tubuh terlalu aktif dan akan menyerang jaringan tubuh yang sehat dan protein yang tidak tercerna yang ditandai oleh beberapa jenis gangguan Auto-imun

Apa yang bisa dilakukan akupuntur? Dapatkah akupunktur benar-benar mempengaruhi jumlah leukosit dan sitokin yang bertanggung jawab atas sistem kekebalan tubuh kita? Jawabannya adalah tanpa keraguan ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar