Kamis, 31 Oktober 2019

Neuralgia Trigeminal



Menurut The International Headache Society trigeminal neuralgia adalah nyeri wajah yang menyakitkan, nyeri singkat seperti tersengat listrik (Bryce, 2004).Anatomi Nervus Trigeminus adalah nervus cranialis kelima. Nervus ini terbagi menjadi 2 cabang. Cabang besar memerankan fungsi sensoris pada wajah, sedangkan cabang yang lebih kecil memerankan fungsi motorik mengunyah.
Neuralgia trigeminal, juga dikenal dengan nama prosopalgia atau penyakit Fothergill, adalah ganguan saraf  yang dicirikan oleh rasa nyeri hebat pada wajah, berasal dari saraf trigeminus. Penyakit ini merupakan salah satu kondisi paling menyakitkan yang diketahui manusia.
Menurut perkiraan, 1 dari 15.000 atau 20.000 orang menderita penyakit ini, walaupun angka sesungguhnya mungkin sangat lebih tinggi akibat seringnya salah diagnosis. Pada sebagian kasus, gejala penyakit ini mulai timbul setelah usia 50, walaupun ada pula sejumlah kasus dengan penderita berusia muda seperti tiga tahun. Penyakit ini lebih umum diderita perempuan daripada laki-laki.
Saraf trigeminus merupakan sebuah saraf kranial berpasangan terdiri dari 3 cabang utama: Saraf oftalmik   (V1), saraf maksila (V2), dan saraf mandibular (V3). Paling tidak salah satu cabang saraf tersebut dipengaruhi oleh neuralgia trigeminal.  



10-12% kasus bersifat bilateral (terjadi pada sisi kanan maupun kiri wajah). Neuralgia trigeminal paling sering melibatkan cabang tengah (V2) dan cabang bawah (V3) saraf trigeminal, namun rasa nyerinya dapat sampai di telinga, mata, bibir, hidung, kulit kepala, dahi, pipi, gigi, atau rahang dan sisi wajah.
Rasa nyeri dapat terjadi dalam hitungan detik sampai sekitar 2 menit. Dan episode nyeri ini dapat berlangsung dalam beberapa minggu hingga beberapa tahun. Neuralgia Trigeminal merupakan salah satu bentuk nyeri neuropatik, dimana nyeri neuropatik ditandai dengan  kerusakan saraf. Menurut klasifikasi IHS ( International Headache Society ) dibedakan menjadi dua tipe, yaitu :
1.      Tipe klasik Neuralgia tipe klasik, ditandai dengan nyeri, rasa terbakar yang hebat dan tiba tiba pada wajah bagian manapun, ini kasus yang etiologinya belum diketahui ( idiopatik ). Diduga yang menjadi penyebab kondisi ini , adalah  terganggunya fungsi saraf trigeminal. Saraf trigeminal yang tertekan pembuluh darah di sekitarnya ,menimbulkan gangguan fungsi pada saraf trigerminal.
2.    Tipe Atikal (Simtomatik) ditandai dengan rasa nyeri, terbakar atau tertusuk pada wajah namun dengan intensitas nyeri yang lebih rendah daripada neurlagia tipe 1 namun lebih konstan. Dapat disebabkan oleh tumor dan multipel sclerosis menyebabkan rusaknya selaput pelindung saraf bernama myelin,cedera,serta stroke 
Dapat dipesan melalui online "Shopee"

1 komentar:

  1. Numpang promo ya Admin^^
    ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat
    ayo segera bergabung dengan kami di ionpk.club ^_$
    add Whatshapp : +85515373217 || ditunggu ya^^

    BalasHapus