Senin, 26 November 2018

Problem Prostat 1




Sering terjadi khususnya pada Pria ,masalah buang air kecil yang terganggu yaitu ; terlalu sering buang air kecil , apalagi ada suatu perasaan yang belum tuntas . Sudah buang air kecil (Bak) ,baru saja celana ditutup ,eh kepingin lagi Bak , dan ini terjadi berulang kali.

Pada gejala lain diikuti dengan sakit /nyeri ,terburu-buru bahkan pendarahan ketika Bak ,hal ini perlu dicurigai sebagai peradangan Prostat.

Prostat suatu kantung yang berada dibawah kandung kemih ,berperan penting dalam hal urusan reproduksi , Prostat memproduksi cairan hormon pria yaitu Sperma.Selain itu Prostat juga bertanggung jawab terhadap delivery sperma dan berhubungan dengan ginjal yang memberi kekuatan untuk urusan sexual.

Berkurangnya libido sex dan fungsi alat kelamin pria akan menjurus kepada kelemahan sexual /impoten.

Seringkali kelemahan ini memicu tindakan perubahan kelainan pada prostat yaitu pembesaran prostat.
Pembesaran prostat dikenal dengan istilah Beningn prostat hyperplasia ,ganguan lain adalah yang disebabkan bakteri.

Intensitas pengeluaran sperma berhubungan dengan intensitas ejakulasi dapat mengurangi resiko kanker prostat ,sebuah penelitian dilakukan di Australia mengatakan seorang Pria yang mengalami ejakulasi 7 kali dalam 1 minggu akan mengurangi resiko sebesar 36 persen   terkena kanker prostat . 

Kemudian penelitian Harvard’s Health Professionals menyimpulkan bahwa pria yang mengalami ejakulasi 21 kali dalam sebulan akan mengurangi resiko 33 persen terhadap  kanker prostat dibandingkan dengan hanya ejakulasi 4-7 kali dalam sebulan.Terutama pria yang berumur diatas 50 tahun, yang mulai berkurang gairah seksualnya.

Ejakulasi umumnya dapat dicapai melalui hubungan badan dan masturbasi ,tetapi masturbasi yang berlebihan dapat menimbulkan efek kebal ,efek kurang puas terhadap rangsangan seksual lainya   ,sehingga akan mengurangi kegairahan dalam berhubungan badan yang normal.

Disamping itu akan menyebabkan terjadinya penumpukan plak yang mengeras pada saluran penis disebut juga penyakit Peyronie .Efeknya adalah batang kemaluan bisa bengkok ,sakit ketika ereksi dan sulit mencapai ejakulasi.

Kenapa ejakulasi memegang peranan penting dalam mengurangi resiko ganguan prostat ?
Para ahli menyimpulkan dengan seringnya ejakulasi /mengeluarkan sperma /air mani akan mengaktifkan fungsi pembilasan terhadap zat-zat asing penyebab peradangan dan membuang radikal bebas penyebab kanker prostat.

Sebagaimana diketahui bahwa prostat memproduksi sperma secara terus menerus ,dengan jarangnya ejakulasi ,tidak ada sperma/air mani yang  tersalurkan keluar. Menyebabkan  zat karsinogen didalam kandungan sperma akan menumpuk .

Dalam kurun waktu yang lama tumpukan ini akan mengakibatkan terjadinya peradangan prostat ,dan diduga kuat akan memicu kanker prostat. 

Ganguan prostat yang lebih dikenal dengan istilah Prostatis ,terdiri dari empat kategori:

a.    Bakteri Akut Prostatis : adalah infeksi bakteri dari saluran cerna, umum dalam kondisi tubuh yang baik /tidak lelah ,bakteri tersebut tidak menimbulkan penyakit . Karena faktor pencetus ,dapat saja terjadi infeksi pada prostat dan menyebar ke organ lainnya.

b.   Bakteri Kronik Prostatis : Secara jelas penyebabnya belum diketahui ,mungkin karena penggunaan kateter , cedera pada sistim kemih (akibat terlalu lama naik motor ,berkuda atau aktivitas lainnya),dapat mengakibatkan prostatis kronis.

c.       Non bakteri Prostatis : sebelumya dikenal dengan prostatodynia dan sindrom nyeri panggul kronis

d.      Prostatis tanpa gejala (asimptomatis)

Gejala prostatis

1.      Kategori  a ) yaitu :  Kurang enak badan ,demam (seperti flu),nyeri pada prostat dan ujung kemaluan ,nyeri pada punggung bawah, sering buang air kecil ,terburu-buru dan tidak tuntas.
2.      Kategori   b )   yaitu :    Hampir sama dengan poin satu, tetapi demamnya tidak terlalu tinggi,terjadi  juga gangguan saat buang air kecil terutama sering buang air kecil pada malam hari ,ada kemerahan  pada air kemih /sperma/air mani saat  ejakulasi, nyeri pada daerah panggul.
3.      Kategori   c )   yaitu:   Nyeri panggul kronis , tanpa disertai demam .
4.      Kategori   d )   yaitu:   Tanpa ada gejala , kemungkinan karena infeksi organ lain .

Salah satu cara adalah melakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui bakteri dalam air seni , gejala prostatis dapat menyerupai gejala penyakit lain ,seperti : infeksi kandung kemih,keganasan pada kandung kemih. (bersambung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar